Tata Tertib

Tata Tertib Laboratorium

  1. Mahasiswa wajib mengenakan seragam resmi yang telah ditentukan ST3 Telkom dan memakai sepatu.
  2. Mahasiswa wajib menjaga kebersihan ruang Laboratorium dan membuang sampah pada tempatnya.
  3. Mahasiswa menggunakan fasilitas yang disediakan Laboratorium untuk aktivitas praktikum, workshop, pengujian alat tugas akhir dan segala kegiatan yang berhubungan laboratorium. Untuk kegiatan selain hal tersebut tidak diperbolehkan, tanpa seijin Ka.Ur. Laboratorium.
  4. Selama berada di dalam Laboratorium, mahasiswa dilarang :
    • Membawa makanan atau minuman dan makan atau minum;
    • Mengambil atau membawa keluar alat/bahan yang disediakan Laboratorium, tanpa seijin Officer Laboran
  5. Mematuhi segala tata tertib dan aturan yang ditentukan oleh Ka.Ur. Laboratorium.

 

Tata Tertib Praktikum di Laboratorium

A. Sebelum Praktikum

  1. Praktikan wajib :
    1. Menunjukkan Kartu Peserta Praktikum yang sudah diisi dan dilengkapi dengan foto berwarna terkini.
    2. Menyediakan sendiri alat-alat tulis/gambar yang diperlukan.
    3. Menguasai dasar teori dari unit modul praktikum yang akan dilakukan.
    4. Membawa buku panduan praktikum, baik dalam bentuk hardcopy ataupun
    5. hadir tepat pada waktunya sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Bila keterlambatan melebihi 10 menit maka yang bersangkutan tidak diperkenankan mengikuti praktikum dan baginya tidak diberikan praktikum susulan.
  2. Praktikan akan briefing pada saat Pre-Test oleh Dosen Praktikum.
  3. Praktikan diperbolehkan melakukan tukar-jadwal dengan praktikan lain setelah konfirmasi ke asisten praktikum dan mengisi formulir tukar-jadwal yang telah

B. Selama Praktikum

  1. Setiap unit modul sudah disediakan alat, tempat, dan bahan sendiri yang tidak boleh diubah, diganti, atau ditukar kecuali dengan sepengetahuan asisten.
  2. Praktikan wajib membaca petunjuk langkah kerja dan mencatat hasil kerja praktikum yang tercantum dalam modul praktikum ataupun sesuai arahan asisten atau dosen pengampu.
  3. Apabila menjumpai kesalahan, kerusakan, atau ketidaksesuaian dengan langkah kerja praktikum, praktikan harus segera melapor pada asisten.
  4. Khusus untuk praktikum yang berhubungan dengan sumber arus atau tegangan, setelah selesai menyusun rangkaian sesuai langkah kerja, praktikan harus melapor kepada asisten, dan dilarang menghubungkan rangkaian dengan sumber tegangan atau arus tanpa seijin asisten.
  5. Segala kerusakan yang terjadi karena kelalaian ataupun kesalahan praktikan akibat tidak mengikuti langkah kerja praktikum ditanggung oleh praktikan yang bersangkutan dan wajib untuk dilakukan penggantian paling lambat 1 (satu) minggu setelah terjadinya kerusakan.
  6. Praktikan yang berhalangan praktikum, wajib memberitahukan kepada Dosen Praktikum maksimal 1 hari sebelum praktikum diadakan dengan menyertakan surat alasan tidak hadir saat praktikum dan bagi yang sakit menyertakan surat dokter (terkecuali bagi yang mendadak hari disaat praktikum yang bersangkutan sakit, ada pertimbangan tersendiri). Jika tidak, maka bagi yang bersangkutan diberikan praktikum susulan.
  7. Praktikan tidak diperkenankan bersenda gurau dan atau meninggalkan ruangan praktikum tanpa seijin asisten atau dosen pengampu, serta bersikap tidak sopan terhadap para asisten atau dosen pengampu.
  8. Praktikan diwajibkan mengembalikan alat-alat yang digunakan dan dilarang meninggalkan ruangan praktikum sebelum mendapat izin dari asisten atau pengampu praktikum.
  9. Asisten praktikum berwenang memberikan tindakan terhadap Praktikan yng melanggar aturan, dengan sepengetahuan Dosen Praktikum.

C. Setelah Praktikum

  1. Lembar data praktikum wajib mendapatkan persetujuan atau tanda tangan dari asisten, bila tidak maka data tersebut akan dinyatakan tidak sah.
  2. Laporan praktikum dikumpulkan ke asisten sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan sebelumnya.
  3. Praktikan akan diberi pos-test oleh Dosen Praktikum dibantu oleh asisten praktikum.

D.Ketentuan Lain

  1. Praktikum susulan diselenggarakan hanya untuk mahasiswa yang berhalangan hadir pada saat praktikum dikarenakan sakit, menikah, orang tua/wali atau saudara kandung meninggal, dan dispensasi mengikuti kegiatan dari kampus.
  2. Praktikum susulan akan terselenggara, jika mahasiswa yang bersangkutan dapat menunjukkan surat keterangan resmi, seperti: Surat Keterangan Sakit dari dokter dan Surat Dispensasi dari bagian Akademik.
  3. Penyelenggara praktikum susulan hanya diperbolehkan atas seijin Dosen Praktikum dan Ka.Ur. Laboratorium.

 

Mengetahui,

Kepala Bagian Laboratorium

ttd.

Risa Farrid Christianti, S.T., M.T.